Menapaki Jejak Rasulullah di Tanah Suci, Jamaah Umrah Mega Wisata Nikmati City Tour Makkah


Menapaki Jejak Rasulullah di Tanah Suci, Jamaah Umrah Mega Wisata Nikmati City Tour Makkah

Mymegawisata.com, Makkah – Jamaah umrah Mega Wisata keberangkatan 7 Februari 2026 kini tengah menikmati rangkaian **city tour Kota Suci Makkah**, sebuah perjalanan yang tidak hanya bernilai wisata religi, tetapi juga menjadi sarana memperdalam iman melalui napak tilas sejarah perjuangan Rasulullah SAW.
Didampingi muthowif Ustad Anas serta pimpinan rombongan Ustad Asep Suhendra, para jamaah diajak mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah yang menjadi saksi penting perjalanan dakwah Islam. City tour ini menjadi bagian dari program pembinaan ruhani Mega Wisata agar jamaah memperoleh pemahaman yang lebih utuh selama berada di Tanah Suci.

Sejumlah tempat bersejarah yang dikunjungi antara lain kawasan Arafah, Jabal Tsur dengan Gua Tsur—tempat Rasulullah SAW bersembunyi bersama Abu Bakar Ash-Shiddiq saat hijrah—serta Jabal Nur yang di dalamnya terdapat Gua Hira, lokasi turunnya wahyu pertama Al-Qur’an. Di setiap titik kunjungan, jamaah mendapatkan penjelasan sejarah sekaligus diajak merenungkan makna perjuangan dan keteguhan iman Rasulullah SAW.
Dalam salah satu tausiyah singkatnya, Ustad Anas mengingatkan jamaah bahwa sejarah bukan sekadar kisah masa lalu, melainkan pelajaran hidup yang harus diambil hikmahnya. Ia mengutip firman Allah SWT:
*“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang berakal.” (QS. Yusuf: 111)
Menurutnya, berdiri di tempat-tempat bersejarah di Makkah seharusnya membuat hati semakin tunduk dan sadar bahwa Islam ditegakkan melalui kesabaran, pengorbanan, dan keikhlasan yang luar biasa.
Sementara itu, Ustad Asep Suhendra menegaskan bahwa city tour ini dirancang bukan hanya untuk menambah wawasan, tetapi juga untuk memperkuat keimanan jamaah. “Ketika kita menapaki jejak Rasulullah SAW di kota ini, kita diingatkan bahwa Islam lahir bukan dari kemewahan, tetapi dari perjuangan dan doa yang tak pernah putus,” ujarnya.
Suasana haru terasa ketika jamaah diajak mengingat peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. Pada momen tersebut, disampaikan pula hadis Nabi SAW tentang makna tawakal:
> *“Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya Allah akan memberi kalian rezeki sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung; pagi hari dalam keadaan lapar dan sore hari dalam keadaan kenyang.”*(HR. Tirmidzi)
Hadis ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah perjuangan Rasulullah SAW selalu diiringi kepercayaan penuh kepada Allah SWT, sebuah nilai yang relevan untuk kehidupan umat Islam hari ini.
Para jamaah tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian city tour. Banyak di antara mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdoa, berdzikir, serta memohon ampunan dan keberkahan. Tak sedikit pula yang menitikkan air mata, terharu membayangkan beratnya ujian yang dihadapi Rasulullah SAW dan para sahabat demi tegaknya Islam.
City tour ini juga menumbuhkan kecintaan yang lebih dalam kepada Rasulullah SAW. Sebagaimana sabda beliau:
*“Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian hingga aku lebih ia cintai daripada orang tuanya, anaknya, dan seluruh manusia.”(HR. Bukhari dan Muslim)

Bagi jamaah Mega Wisata, city tour Kota Makkah ini menjadi pengalaman ruhani yang berkesan. Ia bukan sekadar perjalanan fisik menyusuri tempat bersejarah, melainkan perjalanan hati—menguatkan iman, memperdalam makna ibadah, dan memperbarui tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah kembali ke tanah air.
@bangbangunlubis




