UTAMA

ASPPI Gelar Munas VI di Palembang, Mantapkan Arah Baru Pariwisata Nasional

DPD ASITA Sumsel Hadir, Perkuat Sinergi Antar-Asosiasi

DPD ASITA Sumsel Hadir, Perkuat Sinergi Antar-Asosiasi

 

MyMegawisata.com,  PALEMBANG – Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) resmi dibuka di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (2/12/2025) sore.

Kegiatan ini akan berlangsung hingga 4 Desember 2025 dan dihadiri perwakilan DPD ASPPI dari 22 provinsi di seluruh Indonesia.

Ketua Panitia Munas VI, Ahmad Chofid, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Munas ke-6 ASPPI di Kota Palembang. Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan meliputi registrasi peserta, pembukaan, sidang pleno, sidang komisi, pemilihan Ketua Umum serta Dewan Pengawas ASPPI periode 2025–2029, dan penutupan.

“Munas ini bertujuan menetapkan arah kebijakan organisasi, mengevaluasi program kerja, serta memperkuat posisi ASPPI ke depan dengan semangat tema Satu Cita untuk Pariwisata Indonesia,” ujar Ahmad Chofid.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Palembang, para sponsor, mitra kerja, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga Munas VI ASPPI dapat terselenggara dengan baik.

Sementara itu, Ketua Umum ASPPI Agus Pahlevi mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, asosiasi pariwisata, serta perwakilan DPD dari seluruh Indonesia yang hadir. Ia menegaskan bahwa Munas kali ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dalam memajukan pariwisata nasional.

“Pariwisata Indonesia bukan hanya milik pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Setiap pelaku industri memiliki peran penting dalam memajukan destinasi Nusantara,” tegas Agus.

 

DPD ASITA Sumsel, Feby Yolanda Effendy Hadir, Perkuat Sinergi Antar-Asosiasi

Kehadiran berbagai asosiasi pariwisata turut mewarnai pembukaan Munas VI ASPPI, termasuk Ketua DPD ASITA Sumsel, Feby Yolanda Effendy  yang hadir langsung sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi antarorganisasi pariwisata.

Baca Juga  Sedih Bercampur Haru, Meninggalkan Tanah Suci Setelah Umrah 9 Hari

Ketua DPD ASITA Sumsel menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya merupakan wujud komitmen ASITA dalam mempererat kolaborasi lintas asosiasi di tingkat daerah maupun nasional.

“Kami di ASITA Sumsel memandang Munas VI ASPPI ini sebagai momentum strategis untuk menyatukan visi, memperkuat jejaring, serta membangun kolaborasi yang lebih solid antar pelaku pariwisata. Sinergi inilah yang akan menjadi kunci kebangkitan pariwisata ke depan,” ujar Ketua DPD ASITA Sumsel.

Ia menambahkan bahwa ASITA Sumsel siap bersinergi dalam pengembangan berbagai program bersama ASPPI, baik dalam penguatan SDM pariwisata, peningkatan kualitas layanan, hingga promosi destinasi unggulan daerah.

Bahas Arah Baru Pariwisata Nasional

Dalam rangkaian Munas VI ASPPI, sejumlah agenda strategis digelar, mulai dari sidang pleno, sidang komisi, hingga pemilihan Ketua Umum dan Dewan Pengawas ASPPI periode 2025–2029. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk merumuskan arah kebijakan organisasi serta memperkuat peran pelaku pariwisata dalam menghadapi tantangan industri ke depan.

Agus Pahlevi juga menyoroti pengembangan wellness tourism dan health tourism sebagai salah satu fokus baru pariwisata nasional, termasuk di Sumatera Selatan. Menurutnya, Sumsel memiliki potensi besar untuk menjadi tujuan wisata kesehatan nasional karena didukung oleh rumah sakit modern, tenaga medis profesional, serta kembali beroperasinya jalur penerbangan internasional.

Dampak Positif bagi Ekonomi Daerah

Mewakili Gubernur Sumatera Selatan, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Apriyadi, menyampaikan permohonan maaf karena Gubernur tidak dapat hadir secara langsung akibat padatnya agenda. Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendukung penuh pelaksanaan Munas VI ASPPI di Palembang.

Baca Juga  Rupiah Menguat, Akibat Inflasi Amerika Serikat

“Pelaku pariwisata adalah pejuang ekonomi daerah. Mereka ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui kunjungan wisatawan dan berbagai aktivitas pendukungnya,” kata Apriyadi.

Ia juga menyampaikan bahwa Sumatera Selatan tengah mempersiapkan diri menjadi destinasi wisata kesehatan (health tourism) mulai tahun 2026. Berbagai fasilitas rumah sakit, tenaga medis, hingga infrastruktur transportasi terus diperkuat sebagai penopang sektor tersebut.

Selain itu, pembangunan Tol Trans-Sumatera yang ditargetkan terkoneksi penuh pada tahun 2026 diyakini akan meningkatkan arus wisatawan domestik ke Sumatera Selatan. Hal ini membuka peluang besar bagi pengembangan destinasi wisata alam, budaya, hingga kesehatan.

Kehadiran ratusan peserta dari 22 provinsi selama pelaksanaan Munas ini juga berdampak langsung terhadap perekonomian Kota Palembang. Tingkat hunian hotel meningkat, sektor kuliner dan UMKM bergerak, serta jasa transportasi lokal mengalami kenaikan permintaan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap Munas VI ASPPI tidak hanya menghasilkan keputusan internal organisasi, tetapi juga rekomendasi strategis bagi penguatan industri pariwisata nasional.

“Semoga Munas ini berjalan lancar dan membawa manfaat bagi seluruh pelaku pariwisata di tanah air,” tutup Apriyadi.

Acara pembukaan Munas VI ASPPI kemudian diakhiri dengan pemukulan rebana kecil secara simbolis sebagai tanda dimulainya rangkaian kerja besar ASPPI untuk lima tahun ke depan.

Editor: Bangun Lubis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button