Jamaah Mega Wisata Palembang Ikuti City Tour Bersejarah di Madinah, Ziarahi Masjid Quba hingga Gunung Uhud
Destinasi utama dalam City Tour Madinah kali ini meliputi Masjid Quba, kebun kurma, serta Gunung Uhud

Jamaah Mega Wisata Palembang Ikuti City Tour Bersejarah di Madinah, Ziarahi Masjid Quba hingga Gunung Uhud

MyMegawisata.com, Madinah — Jamaah umrah Mega Wisata Palembang mengikuti rangkaian City Tour Kota Madinah yang sarat nilai sejarah dan spiritual, Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari perjalanan ibadah jamaah selama berada di Tanah Suci, khususnya di kota yang dimuliakan Rasulullah tersebut.
City tour dimulai sejak pukul 07.30 waktu setempat hari ini. Para jamaah berkumpul di lobby hotel dengan penuh antusias, mengenakan pakaian bebas namun rapi, serta tetap membawa identitas resmi berupa ID card dan syal Mega Wisata. Sebelum berangkat, jamaah juga diimbau untuk memastikan telah berwudhu, terutama untuk memaksimalkan ibadah shalat di Masjid Quba.
Rombongan jamaah dipimpin langsung oleh Buya Henri Rivai selaku pimpinan rombongan jamaah Mega Wisata, didampingi Tour Leader (TL) Mega Wisata, Dody Raditya, serta Muthawif Mega Wisata, Muhammad Farid, yang memberikan penjelasan sejarah dan tuntunan ibadah di setiap lokasi ziarah.

Adapun destinasi utama dalam City Tour Madinah kali ini meliputi Masjid Quba, kebun kurma, serta Gunung Uhud, dan sejumlah lokasi bersejarah lainnya yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan dakwah Rasulullah SAW dan para sahabat.
Masjid Quba menjadi salah satu titik utama yang mendapat perhatian khusus dari jamaah. Masjid pertama yang dibangun dalam sejarah Islam ini memiliki keutamaan besar, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian datang ke Masjid Quba, lalu ia melaksanakan shalat di dalamnya, maka ia memperoleh pahala seperti pahala umrah.” (HR. Ibnu Majah).
Dalam penjelasannya, muthawif Mega Wisata, Muhammad Farid, menerangkan bahwa lafaz shalat dalam hadits tersebut mencakup shalat fardhu maupun shalat sunnah, sehingga jamaah dianjurkan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Selain Masjid Quba, jamaah juga diajak mengunjungi kebun kurma untuk mengenal lebih dekat salah satu tanaman yang memiliki nilai sejarah, ekonomi, dan sunnah dalam Islam. Di lokasi ini, jamaah mendapatkan penjelasan mengenai berbagai jenis kurma serta perannya dalam kehidupan masyarakat Madinah sejak masa Rasulullah SAW hingga saat ini.
Perjalanan dilanjutkan ke Gunung Uhud, lokasi bersejarah terjadinya Perang Uhud. Di tempat ini, jamaah diajak untuk merenungi nilai-nilai perjuangan, ketaatan, dan pelajaran besar dari peristiwa yang melibatkan Rasulullah SAW dan para sahabat. Penjelasan yang disampaikan muthawif membuat suasana ziarah terasa khidmat dan penuh refleksi.

Pimpinan rombongan, Buya Henri Rivai, menyampaikan bahwa city tour ini bukan sekadar perjalanan wisata, tetapi merupakan bagian dari proses pembelajaran ruhani jamaah. “Kami ingin jamaah tidak hanya menjalankan rangkaian ibadah umrah, tetapi juga memahami sejarah dan mengambil hikmah dari setiap tempat yang diziarahi,” ujarnya.
Sementara itu, Tour Leader Mega Wisata, Dody Raditya, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai jadwal. Ia juga menyampaikan bahwa insya Allah seluruh jamaah sudah kembali ke hotel sebelum waktu Zhuhur, sehingga dapat melanjutkan aktivitas ibadah dengan nyaman.
City Tour Kota Madinah ini menjadi salah satu momen berkesan bagi jamaah Mega Wisata Palembang. Selain menambah wawasan sejarah Islam, kegiatan ini juga memperkuat ikatan spiritual jamaah dengan Rasulullah SAW dan kota Madinah sebagai pusat peradaban Islam.
Dengan pendampingan yang terarah serta manajemen perjalanan yang tertib, Mega Wisata Palembang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar setiap perjalanan ibadah jamaah menjadi pengalaman yang bermakna, khusyuk, dan penuh keberkahan.
Editor: Bang Bangun




