Manasik Jamaah Mega Wisata, Teknis Perjalanan, Kesehatan, dan Kehangatan Kebersamaan

Manasik Jamaah Mega Wisata di Hotel Beston Palembang. Ilmu, Teknis Perjalanan, Kesehatan, dan Kehangatan Kebersamaan

MyMegawisata.com, Palembang — Ballroom Hotel Beston Palembang dipenuhi suasana haru dan kebersamaan ketika jamaah Mega Wisata berkumpul untuk mengikuti Manasik Umrah sebagai persiapan menuju Tanah Suci.
Wajah-wajah jamaah tampak berseri dan penuh harap, menyambut panggilan Allah yang sebentar lagi mereka jemput. Manasik ini menjadi momen penting untuk memadukan ilmu, kesiapan mental, serta pemahaman teknis sebelum berangkat.
Materi inti manasik dibawakan oleh para pemateri yang ahli di bidangnya. Ustadz Abu Hamzah, dengan penyampaian yang lembut namun jelas, memberikan pemahaman mendalam tentang tata cara ibadah umrah. Beliau menjelaskan langkah demi langkah ibadah mulai dari niat, thawaf, sa’i, hingga tahallul, serta apa saja adab yang harus dijaga selama berada di Tanah Suci.
Dalam pesannya, beliau selalu menegaskan:
“Jamaah yang berangkat ke Baitullah adalah tamu Allah. Maka bersihkan niat dan jaga akhlak dalam setiap langkah.”

Sesi berikutnya diisi oleh Buya Henri Rivai, yang fokus memberikan penjelasan teknis perjalanan dan adab selama perjalanan umrah. Dengan pengalaman panjang dalam membimbing jamaah, Buya Henri menguraikan secara detail bagaimana jamaah seharusnya bersikap saat berada di bandara, di dalam pesawat, selama transit, hingga setibanya di Makkah dan Madinah.
Beliau banyak menekankan pentingnya sabar, tertib, dan mengikuti arahan pembimbing*, karena perjalanan umrah adalah perjalanan rombongan yang membutuhkan kekompakan.
Buya Henri mengingatkan:
“Sabar itu teman terbaik dalam perjalanan umrah. Ikuti arahan pembimbing, jaga kebersamaan, dan insyaAllah semua akan dimudahkan.”
Selain materi ibadah dan teknis perjalanan, para jamaah juga mendapat pembekalan kesehatan dari dr. Yulius Fitora, seorang dokter yang turut mendampingi perjalanan umrah Mega Wisata. Dalam pemaparannya, dr. Yulius memberikan tips praktis seperti menjaga cairan tubuh, pentingnya istirahat cukup, memilih alas kaki yang nyaman, menjaga kebersihan, dan memahami kondisi cuaca di Arab Saudi.

Ia menegaskan bahwa kesehatan fisik yang baik akan membuat ibadah semakin lancar.
“Ibadah membutuhkan fisik yang kuat. Jaga tubuh, jangan memaksakan diri, dan tetap patuhi ritme perjalanan,”* ujarnya.
Acara manasik kali ini juga mendapat perhatian khusus dari pimpinan Mega Wisata. Direktur Utama PT Sriwijaya Mega Wisata, Ibu Salwaty, hadir dan memberikan sambutan penuh hangat. Beliau menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik dan mendampingi jamaah dari awal hingga selesai ibadah.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan,
“Kami ingin setiap jamaah berangkat dengan aman, nyaman, dan pulang membawa kenangan ibadah yang membekas di hati.”
Manasik Umrah Mega Wisata kali ini berlangsung hangat, tertib, dan penuh kekeluargaan. Jamaah tampak antusias mencatat, bertanya, dan mengikuti setiap sesi dengan penuh keseriusan. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Mega Wisata untuk memberikan pembinaan komprehensif—mulai dari ibadah, teknis perjalanan, hingga kesehatan fisik.

Dengan ilmu yang lengkap, bimbingan ustadz dan pembimbing berpengalaman, serta dukungan kesehatan yang memadai, jamaah Mega Wisata kini lebih siap lahir dan batin untuk memulai perjalanan menuju Tanah Suci. Semoga setiap langkah mereka diberkahi, dimudahkan, dan menjadi jalan menuju ampunan serta kemuliaan dari Allah SWT.
Reporter: Asep Suhendar
Editor: Bangun Lubis




