Setelah Menunaikan Umrah, Jamaah Mega Wisata Bersiap Ziarah dan City Tour ke Thaif

Setelah Menunaikan Umrah, Jamaah Mega Wisata Bersiap Ziarah dan City Tour ke Thaif

Makkah – Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah dan bermukim selama dua hari di Kota Suci Makkah, rombongan jamaah PT Sriwijaya Mega Wisata pada Sabtu (18/7/2026) dijadwalkan melaksanakan ziarah dan city tour ke Kota Thaif, salah satu kota bersejarah dalam perjalanan dakwah Rasulullah ﷺ.

Pembimbing ibadah rombongan, Buya RM Henri Rivai, mengimbau seluruh jamaah agar mempersiapkan diri sejak selesai salat Subuh. Para jamaah diminta segera mengantre sarapan sehingga keberangkatan dapat dilakukan tepat waktu sesuai jadwal.
“Insya Allah kita usahakan berangkat pukul 07.00. Mohon kerja sama seluruh jamaah agar setelah Subuh langsung bersiap sehingga perjalanan ke Thaif dapat berjalan lancar,” ujar Buya Henri Rivai dalam pengumuman kepada jamaah.
Titik kumpul keberangkatan ditetapkan di lobi Hotel Kayan Al Rayah pada pukul 07.00 waktu Arab Saudi. Seluruh jamaah diwajibkan mengenakan kartu identitas (ID Card) selama mengikuti kegiatan.
Manajemen Mega Wisata juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan waktu. Keterlambatan sebagian peserta akan memengaruhi seluruh rombongan. Jamaah yang tidak hadir di lokasi pada waktu yang telah ditentukan akan dianggap memiliki agenda pribadi, sehingga rombongan tetap berangkat sesuai jadwal.
Kunjungan ke Kota Thaif menjadi salah satu agenda yang dinantikan jamaah. Selain memiliki udara yang lebih sejuk karena berada di kawasan pegunungan, Thaif menyimpan jejak sejarah perjuangan Rasulullah ﷺ ketika menyampaikan dakwah kepada penduduknya. Meskipun saat itu beliau mendapat penolakan dan perlakuan yang menyakitkan, Rasulullah ﷺ tetap menunjukkan akhlak yang mulia dengan mendoakan kebaikan bagi mereka.
Di kota inilah umat Islam diingatkan akan keteguhan Rasulullah ﷺ dalam menghadapi ujian. Dari Thaif, umat Islam belajar bahwa kesabaran, keikhlasan, dan keyakinan kepada pertolongan Allah akan selalu membuahkan hasil yang baik pada waktunya. Nilai-nilai itulah yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jamaah dalam menjalani kehidupan setelah kembali ke Tanah Air.

Perjalanan ini diharapkan tidak hanya menjadi wisata religi, tetapi juga menjadi sarana mengambil hikmah dari keteguhan, kesabaran, dan kasih sayang Rasulullah ﷺ dalam berdakwah. Jamaah akan diajak mengenal sejumlah lokasi bersejarah yang menjadi bagian dari perjalanan dakwah Islam, sekaligus mempererat ukhuwah di antara sesama peserta umrah.
Seluruh peserta tampak antusias mengikuti agenda tersebut. Setelah memperoleh kesempatan melaksanakan ibadah umrah dengan khusyuk di Masjidil Haram, kunjungan ke Thaif diharapkan semakin memperkaya pengalaman spiritual sekaligus menambah wawasan sejarah Islam.
Sebagaimana firman Allah SWT:
“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
(QS. Al-Insyirah [94]: 5–6).
Ayat ini menjadi pengingat bahwa perjuangan Rasulullah ﷺ di Thaif yang penuh ujian pada akhirnya membawa kemenangan dakwah Islam. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, para jamaah senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, memperoleh umrah yang maqbul, serta pulang membawa semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih bertakwa.
Editor: Bangun Lubis



