UMROH

Dirut Mega Wisata Ibu Salwaty: Profesionalisme dan Suasana Kekeluargaan Menjadi Kunci Kenyamanan Jamaah Umrah

Mega Wisats terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengedepankan profesionalisme, amanah, dan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah.

Dirut Mega Wisata Ibu Salwaty: Profesionalisme dan Suasana Kekeluargaan Menjadi Kunci Kenyamanan Jamaah Umrah

Mymegawisata.com  – Persiapan menyambut musim umrah mendatang terus dilakukan oleh Mega Wisata. Berbagai aspek pelayanan dibenahi agar setiap jamaah dapat menunaikan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan. Bagi Mega Wisata, keberhasilan sebuah perjalanan umrah tidak hanya diukur dari kelancaran keberangkatan, fasilitas hotel, transportasi, atau pelayanan administrasi, tetapi juga dari terciptanya suasana kekeluargaan yang membuat setiap jamaah merasa saling memiliki dan saling membantu selama berada di Tanah Suci.

Direktur Utama PT Sriwijaya Mega Wisata, Ibu Salwaty, mengatakan bahwa perusahaan yang dipimpinnya terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengedepankan profesionalisme, amanah, dan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah.

Menurutnya, ibadah umrah merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan persiapan yang matang. Oleh karena itu, Mega Wisata tidak hanya mempersiapkan aspek teknis perjalanan, tetapi juga membangun hubungan yang hangat antara jamaah, pembimbing, dan seluruh tim pelayanan.

 

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang semakin profesional pada musim umrah mendatang. Di sisi lain, kami juga berupaya menciptakan suasana kekeluargaan agar seluruh jamaah merasa nyaman seperti berada di tengah keluarga sendiri. Dengan demikian, mereka dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk,” ujar Ibu Salwaty.

Ia menjelaskan, suasana kekeluargaan akan mulai dibangun sejak proses pendaftaran, manasik umrah, keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Makkah dan Madinah, hingga jamaah kembali ke Tanah Air. Melalui pendekatan tersebut diharapkan tumbuh rasa saling mengenal, saling menghormati, saling membantu, dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Baca Juga  Madinah — Kota Haram yang Diberkahi dan Disayangi Rasulullah ﷺ

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.”(QS. Al-Ma’idah: 2).

Ayat tersebut menjadi landasan penting dalam membangun kebersamaan di tengah jamaah. Ketika setiap orang memiliki kepedulian terhadap sesamanya, perjalanan ibadah akan terasa lebih ringan dan penuh keberkahan.

Ibu Salwaty menilai bahwa ukhuwah yang terjalin selama umrah sering kali berlanjut setelah jamaah kembali ke Indonesia. Banyak di antara mereka yang tetap menjaga silaturahmi, saling mendoakan, bahkan kembali berangkat bersama pada kesempatan berikutnya.

Selain membangun kebersamaan, Mega Wisata juga terus melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia, memperkuat koordinasi operasional, memperbaiki sistem pelayanan, serta memastikan seluruh proses perjalanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Pelayanan kepada jamaah, menurutnya, merupakan amanah yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada Mega Wisata adalah tanggung jawab besar yang harus diwujudkan melalui pelayanan yang jujur, profesional, dan penuh tanggung jawab.

Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya…..”(QS. An-Nisa: 58).

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap amanah harus dijalankan secara sungguh-sungguh dan penuh integritas. Dalam dunia pelayanan umrah, amanah diwujudkan dengan memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu Allah.

Rasulullah SAW juga bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”(HR. Ahmad, dinilai hasan oleh sebagian ulama).*

Hadis tersebut menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar Mega Wisata untuk terus memberikan manfaat melalui pelayanan yang ramah, cepat, dan bertanggung jawab.

Baca Juga  Mega Wisata Luncurkan Promo Kemerdekaan Umrah 2026, Ibu Salwaty: Saat yang Tepat Menjadi Tamu Allah

Lebih lanjut, Ibu Salwaty berharap setiap jamaah tidak hanya pulang dengan membawa oleh-oleh dari Tanah Suci, tetapi juga membawa perubahan akhlak, ketenangan hati, dan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

“Kami ingin setiap jamaah merasakan bahwa mereka tidak pernah berjalan sendiri. Seluruh tim Mega Wisata akan berusaha mendampingi dengan sepenuh hati. Kami berharap kebersamaan yang terjalin selama perjalanan menjadi bagian dari indahnya beribadah di Tanah Suci,” katanya.

Ia menambahkan bahwa profesionalisme dan pelayanan yang humanis bukanlah dua hal yang bertentangan. Justru keduanya harus berjalan beriringan. Pelayanan yang profesional akan memberikan rasa aman, sedangkan suasana kekeluargaan akan menghadirkan ketenangan dan kenyamanan selama menjalankan ibadah.

Dengan komitmen tersebut, Mega Wisata optimistis dapat terus menjadi penyelenggara perjalanan umrah yang dipercaya masyarakat. Melalui pelayanan yang berkualitas, pendampingan ibadah yang baik, serta suasana kekeluargaan yang hangat, diharapkan setiap jamaah dapat memusatkan perhatian sepenuhnya kepada Allah SWT dan memperoleh umrah yang mabrur.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Umrah ke umrah berikutnya menjadi penghapus dosa di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya selain surga.”*l(HR. Bukhari dan Muslim).

Semoga setiap langkah ikhtiar Mega Wisata dalam melayani para tamu Allah menjadi amal saleh yang diridhai Allah SWT, serta menghadirkan perjalanan umrah yang aman, nyaman, penuh kekeluargaan, dan membawa keberkahan bagi seluruh jamaah.

Editor: Bang Bangun

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button