UMROH

Dua Rombongan Jamaah Mega Wisata Siap Tinggalkan Madinah, Akhiri Perjalanan Umrah Penuh Makna

Tidak sedikit jamaah yang mengaku ingin kembali lagi suatu hari nanti untuk beribadah dan merasakan suasana spiritual yang begitu kuat di Kota Nabi.

Dua Rombongan Jamaah Mega Wisata Siap Tinggalkan Madinah, Akhiri Perjalanan Umrah Penuh Makna

Madinah – Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah umrah di Tanah Suci, dua rombongan jamaah PT Sriwijaya Mega Wisata yang berangkat dari Palembang pada 15 Juli 2026 kini bersiap mengakhiri perjalanan spiritual mereka. Seluruh jamaah dijadwalkan meninggalkan Kota Madinah menuju Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, sebelum kembali ke Tanah Air.

Menjelang kepulangan, suasana haru dan syukur begitu terasa di tengah para jamaah. Hari-hari terakhir di Madinah dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi. Sejak waktu subuh hingga malam hari, jamaah tampak memenuhi saf-saf masjid untuk melaksanakan salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, berzikir, berselawat, dan memanjatkan doa di salah satu masjid paling mulia bagi umat Islam.

Bagi sebagian besar jamaah, meninggalkan Madinah bukanlah perkara mudah. Kota yang menjadi tempat hijrah Rasulullah SAW sekaligus lokasi makam beliau itu telah menghadirkan ketenangan batin yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Tidak sedikit jamaah yang mengaku ingin kembali lagi suatu hari nanti untuk beribadah dan merasakan suasana spiritual yang begitu kuat di Kota Nabi.

Selain memperbanyak ibadah, jamaah juga memanfaatkan waktu luang untuk berziarah ke sejumlah lokasi bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan dakwah Rasulullah SAW. Di antaranya Masjid Quba, Masjid Qiblatain, kawasan Jabal Uhud, serta sejumlah tempat bersejarah lainnya yang menjadi bagian penting dalam perkembangan Islam. Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi wisata religi, tetapi juga menambah wawasan dan kecintaan jamaah terhadap sejarah perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat.

Baca Juga  Mega Wisata Tawarkan Program Umrah Spesial Awal Tahun 2026

Sebelumnya, selama berada di Makkah, jamaah telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah umrah, mulai dari tawaf mengelilingi Ka’bah, sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah, hingga tahallul sebagai penutup ibadah umrah. Banyak jamaah juga memanfaatkan kesempatan untuk melaksanakan umrah sunnah dan memperbanyak ibadah di Masjidil Haram.

Selama perjalanan ibadah berlangsung, seluruh jamaah mendapat pendampingan penuh dari pembimbing ibadah, muthawif, tour leader, dan tim PT Sriwijaya Mega Wisata. Pendampingan dilakukan sejak keberangkatan dari Palembang, selama berada di Makkah dan Madinah, hingga menjelang kepulangan ke Indonesia. Kehadiran tim pendamping memberikan rasa nyaman, terutama bagi jamaah lanjut usia yang membutuhkan perhatian lebih selama menjalankan ibadah.

Direktur PT Sriwijaya Mega Wisata, Salwaty, menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian perjalanan dapat berlangsung dengan lancar. Menurutnya, pelayanan kepada jamaah bukan hanya sebatas memenuhi kebutuhan perjalanan, tetapi juga memastikan setiap jamaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk.

“Alhamdulillah, seluruh jamaah dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan baik. Kami bersyukur perjalanan berlangsung lancar dan para jamaah dalam kondisi sehat. Semoga seluruh amal ibadah diterima Allah SWT dan para jamaah memperoleh umrah yang mabrur,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh pembimbing ibadah, muthawif, tour leader, tenaga medis, serta seluruh petugas yang selama ini bekerja tanpa kenal lelah mendampingi jamaah. Kekompakan seluruh tim menjadi salah satu faktor penting yang membuat perjalanan berlangsung tertib dan sesuai jadwal.

Sebelum bertolak menuju Jeddah, rombongan akan menempuh perjalanan darat dari Madinah. Selama perjalanan, jamaah diimbau tetap menjaga kondisi fisik, memperbanyak istigfar dan zikir, serta mematuhi seluruh arahan petugas. Setibanya di Bandara Internasional King Abdulaziz, jamaah akan menjalani proses pemeriksaan imigrasi, check-in bagasi, dan persiapan penerbangan menuju Indonesia.

Baca Juga  Mega Wisata–Lion Air Perluas Akses Jamaah Sumatera ke Tanah Suci

Pihak penyelenggara juga mengingatkan jamaah agar memastikan dokumen perjalanan, paspor, dan barang bawaan telah lengkap. Air zamzam yang menjadi oleh-oleh khas dari Tanah Suci juga telah diatur sesuai ketentuan maskapai sehingga seluruh proses kepulangan dapat berjalan dengan tertib.

Bagi para jamaah, perjalanan umrah bukan sekadar perjalanan lintas negara, melainkan perjalanan hati yang diharapkan membawa perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai kesabaran, kedisiplinan, keikhlasan, serta semangat memperbanyak ibadah yang telah dipelajari selama berada di Tanah Suci diharapkan tetap terjaga setelah kembali ke Indonesia.

PT Sriwijaya Mega Wisata kembali menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang ingin menunaikan ibadah umrah maupun haji. Dengan pengalaman panjang dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah, perusahaan terus berupaya menghadirkan layanan yang profesional, aman, nyaman, dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Kepulangan dua rombongan jamaah ini sekaligus menandai berakhirnya rangkaian perjalanan umrah yang dimulai sejak pertengahan Juli 2026. Meski perjalanan fisik telah usai, semangat untuk mempertahankan kemabruran ibadah diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan para jamaah. Mereka kembali ke Tanah Air bukan hanya membawa oleh-oleh dan air zamzam, tetapi juga membawa pengalaman spiritual yang akan menjadi bekal berharga dalam menjalani kehidupan, keluarga, dan pengabdian kepada masyarakat.

Editor: Bang Bangun

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button