Usai Tunaikan Umrah, Jamaah Mega Wisata Jelajahi Situs Bersejarah Kota Makkah
Gua Tsaur, tempat Rasulullah SAW bersama Abu Bakar Ash-Shiddiq RA bersembunyi ketika melakukan perjalanan hijrah dari Makkah menuju Madinah.

Usai Tunaikan Umrah, Jamaah Mega Wisata Jelajahi Situs Bersejarah Kota Makkah
Laporan: Bang Bangun Lubis

MyMegawisata.com, MEKKAH — Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah berupa tawaf, sa’i dan tahallul, jamaah Mega Wisata keberangkatan 26 Agustus 2026 melanjutkan perjalanan dengan mengikuti city tour Kota Makkah Al-Mukarramah, Kamis (27/8/2026).
Dalam city tour tersebut, jamaah Mega Wisata mengunjungi sejumlah kawasan yang memiliki nilai sejarah penting dalam perjalanan Islam. Rombongan didampingi langsung oleh Muthawif Ustaz Anas, bersama Ustaz Osa Maliki, Ustaz Bangun Lubis dan Ustazah Etta Hardini**.
Perjalanan ini bukan sekadar kegiatan mengunjungi sejumlah tempat, tetapi menjadi kesempatan bagi jamaah untuk mengenang kembali sejarah perjuangan Rasulullah SAW serta mengambil ibrah dari berbagai peristiwa penting yang terjadi di Tanah Suci.
Tujuan pertama yang dikunjungi adalah Jabal Tsaur, kawasan yang dikenal dalam sejarah hijrah Rasulullah SAW. Di kawasan ini terdapat Gua Tsaur, tempat Rasulullah SAW bersama Abu Bakar Ash-Shiddiq RA bersembunyi ketika melakukan perjalanan hijrah dari Makkah menuju Madinah.
Dari Jabal Tsaur, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Padang Arafah. Arafah merupakan salah satu tempat paling penting dalam pelaksanaan ibadah haji. Di tempat inilah jamaah haji dari seluruh dunia melaksanakan wukuf pada 9 Zulhijah.
Perjalanan berikutnya menuju Jabal Rahmah, bukit yang berada di kawasan Arafah. Jabal Rahmah dikenal luas oleh umat Islam dan menjadi salah satu lokasi yang banyak dikunjungi jamaah ketika berada di Arafah.
Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Muzdalifah, kawasan yang menjadi bagian dari rangkaian perjalanan ibadah haji. Dari Muzdalifah, perjalanan diteruskan menuju Mina, kawasan yang sangat dikenal karena menjadi lokasi mabit dan pelaksanaan lempar jumrah pada musim haji.
Jamaah kemudian bergerak menuju Jabal Nur, gunung yang sangat erat kaitannya dengan sejarah turunnya wahyu pertama kepada Rasulullah SAW. Di gunung tersebut terdapat Gua Hira, tempat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama melalui Malaikat Jibril AS.
Dari Jabal Nur, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Makam Ma’la, salah satu pemakaman bersejarah di Kota Makkah. Kawasan ini juga menjadi tempat dimakamkannya sejumlah tokoh penting dalam sejarah Islam.
Sepanjang perjalanan, Ustaz Anas memberikan penjelasan kepada jamaah mengenai sejarah dan nilai penting dari tempat-tempat yang dikunjungi.
Menurut Ustaz Anas, jamaah hendaknya tidak hanya melihat lokasi yang dikunjungi, tetapi juga mengambil pelajaran dari sejarah yang menyertainya.
“Setiap tempat yang kita datangi mempunyai sejarah. Kita berharap jamaah dapat mengambil ibrah, mengenang perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat, serta semakin meningkatkan keimanan kepada Allah SWT,” ujar Ustaz Anas.
Sementara itu, Ustaz Osa Maliki dan Ustaz Bangun Lubis turut memberikan pendampingan kepada jamaah sepanjang perjalanan. Keduanya bersama Ustaz Anas memastikan jamaah dapat mengikuti city tour dengan tertib dan nyaman.
Khusus jamaah muslimah, Ustazah Etta Hardinijuga turut mendampingi perjalanan. Kehadiran pendamping muslimah tersebut memberikan kemudahan bagi jamaah perempuan dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Direktur Mega Wisata, Ibu Salwaty, menyampaikan rasa syukur karena jamaah dapat menyelesaikan ibadah umrah dan mengikuti city tour dengan baik.
“Alhamdulillah, jamaah Mega Wisata keberangkatan 26 Agustus 2026 telah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah. Hari ini mereka mengikuti city tour Kota Makkah dengan didampingi para pembimbing dan Muthawif Ustaz Anas,” ujar Ibu Salwaty.
Ia berharap perjalanan tersebut memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus menambah kecintaan jamaah kepada Rasulullah SAW.
“Semoga seluruh jamaah selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah. Mudah-mudahan perjalanan ini membawa keberkahan dan menjadi bagian dari upaya kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” tambahnya.
Bagi jamaah Mega Wisata, city tour menjadi pengalaman yang sangat berharga. Setelah sehari sebelumnya menyelesaikan ibadah umrah, jamaah kini dapat melihat secara langsung sejumlah tempat yang selama ini hanya dikenal melalui cerita sejarah Islam.
Perjalanan dari Jabal Tsaur, Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah, Mina, Jabal Nur hingga Makam Ma’la memberikan gambaran kepada jamaah tentang begitu panjangnya sejarah perjuangan Islam dan perjalanan kehidupan Rasulullah SAW.
Usai mengikuti city tour, jamaah kembali melanjutkan aktivitas ibadah di Masjidil Haram. Para pembimbing juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kesehatan, memperbanyak minum, beristirahat dan tidak memaksakan diri.
Perjalanan jamaah Mega Wisata keberangkatan 26 Agustus 2026 masih terus berlanjut. Dengan pendampingan yang diberikan selama berada di Tanah Suci, seluruh jamaah diharapkan dapat menjalani setiap rangkaian kegiatan dengan aman, nyaman, tertib dan penuh kekhusyukan.
Mega Wisata — Melayani dengan Amanah, Mendampingi dengan Ibadah. Mega Wisata, Nikai Lebih Perjalanan Andda




