MUSLIMAH

Salmah Abdullah, 22 Tahun Mengawal Mega Wisata: Dari Finance Manager hingga Direktur Keuangan dan Perwakilan di Bangka

Menurutnya, sistem yang tertata dan hubungan kerja yang baik antar-divisi menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan perusahaan.

Salmah Abdullah, 22 Tahun Mengawal Mega Wisata: Dari Finance Manager hingga Direktur Keuangan dan Perwakilan di Bangka

 

MyMegawisata.com – Perjalanan panjang sebuah perusahaan tidak hanya ditentukan oleh nama besar dan produk yang ditawarkan. Di balik pertumbuhan sebuah perusahaan, selalu ada orang-orang yang bekerja dengan tekun, teliti, dan konsisten dalam menjalankan tanggung jawabnya. Salah satunya adalah Ibu Salmah Abdullah, sosok yang telah menjadi bagian dari perjalanan PT Sriwijaya Mega Wisata selama lebih dari dua dekade.

Salmah mulai bergabung dengan Mega Wisata pada 2004 sebagai Finance Manager. Ketika itu, perusahaan masih dalam tahap awal pengembangan. Produk yang ditawarkan antara lain tiket penerbangan domestik dan internasional serta paket tour. Jumlah karyawan pun masih sekitar 14 orang. Dari posisi tersebut, Salmah mulai mengenal lebih dalam bagaimana sebuah perusahaan perjalanan dikelola, terutama dalam memastikan sistem keuangan berjalan tertib dan dapat mendukung perkembangan usaha.

Enam tahun kemudian, tepatnya pada 2008, kepercayaan lebih besar diberikan kepadanya. Salmah diangkat oleh pemilik perusahaan sebagai Direktur Keuangan. Amanah tersebut dijalankannya dengan penuh tanggung jawab, sekaligus menjadi bagian dari proses ketika Mega Wisata mulai mengalami perkembangan yang lebih baik.

Perjalanan perusahaan terus bergerak. Pada 2013, Mega Wisata mulai memperluas produk dengan memasuki bidang Umrah dan wisata halal. Bagi perusahaan, langkah tersebut menjadi perkembangan penting karena membuka segmen baru sekaligus memperluas pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan perjalanan wisata religi.

Keseriusan Mega Wisata dalam bidang tersebut kemudian semakin kuat setelah pada 2016 perusahaan memperoleh izin resmi dari Kementerian Agama. Dalam proses perkembangan itu, Salmah bersama Ibu Salwaty selaku Direktur Utama mendapatkan kepercayaan dari pemilik untuk ikut mengelola dan mengembangkan perusahaan.

Baca Juga  Cara Menjadi Wanita Islam Yang Baik Dan Jauh Dari Fitnah

Kepercayaan tersebut tidak membuat Salmah bekerja sendiri. Ia justru menempatkan kerja bersama sebagai salah satu kekuatan utama dalam menjalankan perusahaan. Menurutnya, sistem yang tertata dan hubungan kerja yang baik antar-divisi menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan perusahaan.

“Antar kepala divisi saling membantu. Semua tim ikut berusaha memajukan perusahaan,” ujar Salmah.

Dalam kesehariannya, Salmah dikenal sebagai pribadi yang gesit dan teliti. Dua hal tersebut terutama penting dalam menjalankan tanggung jawab di bidang keuangan. Ketelitian diperlukan dalam mengelola setiap aspek administrasi dan keuangan perusahaan, sementara kecepatan dalam mengambil langkah dibutuhkan ketika perusahaan menghadapi perkembangan dan tuntutan usaha yang terus berubah.

Namun, bagi Salmah, pekerjaan bukan hanya soal menjalankan tugas masing-masing. Ia percaya bahwa keberhasilan perusahaan sangat bergantung pada kemampuan seluruh bagian untuk bekerja sebagai satu tim. Karena itu, suasana kerja yang saling mendukung menjadi salah satu alasan dirinya tetap bertahan dan mengabdikan tenaga serta pikirannya di Mega Wisata hingga sekarang.

Perkembangan Mega Wisata kembali mencatat pencapaian penting pada 2021 dengan diperolehnya izin resmi PIHK dari Kementerian Agama. Pencapaian tersebut semakin memperkuat langkah perusahaan dalam mengembangkan layanan perjalanan ibadah dan wisata halal.

Memasuki 2025, tanggung jawab Salmah kembali bertambah. Selain tetap menjalankan tugasnya sebagai Direktur Keuangan PT Sriwijaya Mega Wisata, ia dipercaya menjadi perwakilan Mega Wisata di Bangka sekaligus memimpin pengembangan cabang perusahaan di daerah tersebut.

Kepercayaan itu memiliki arti tersendiri bagi Salmah karena Bangka merupakan daerah asalnya. Dengan memahami lingkungan dan masyarakat setempat, ia diharapkan dapat ikut memperkenalkan dan mengembangkan layanan Mega Wisata kepada masyarakat Bangka.

Baca Juga   Ibu: Nama Pertama dalam Cintamu

Bagi Salmah, perjalanan tersebut merupakan bagian dari proses panjang yang dijalaninya bersama Mega Wisata. Ia tidak hanya melihat perubahan perusahaan dari dekat, tetapi ikut berada di dalam setiap tahap perkembangannya—mulai dari ketika produk perusahaan masih terbatas hingga berkembang dengan layanan Umrah, haji khusus, dan wisata halal.

Lebih dari 20 tahun berada di satu perusahaan tentu bukan waktu yang singkat. Ada dinamika, tantangan, dan berbagai perubahan yang harus dilewati. Namun, Salmah mengaku merasa senang dan turut bahagia melihat perkembangan Mega Wisata hingga mencapai titik sekarang.

Ia menyebut sistem kerja yang rapi, hubungan yang baik antar-divisi, serta semangat teamwork menjadi alasan penting yang membuatnya tetap bertahan.

“Selama saya bekerja di PT Sriwijaya, baik sebagai karyawan maupun sebagai pengurus perusahaan, saya sangat senang dan turut bahagia sampai di titik ini,” katanya.

Bagi Salmah, perjalanan Mega Wisata bukan hanya tentang pertumbuhan sebuah perusahaan. Di dalamnya terdapat perjalanan manusia, kerja keras, kepercayaan, dan kebersamaan yang dibangun selama bertahun-tahun.

Dari seorang Finance Manager pada 2004, kemudian dipercaya menjadi Direktur Keuangan pada 2008, hingga kini tetap menjalankan amanah tersebut sekaligus dipercaya menjadi perwakilan Mega Wisata di Bangka, Salmah Abdullah menjadi salah satu bagian dari perjalanan panjang perusahaan.

Tidak banyak kata yang ia gunakan untuk menggambarkan perjalanan tersebut. Cukup satu ungkapan yang sederhana, tetapi mencerminkan rasa syukurnya atas apa yang telah dilalui:

“Alhamdulillah.”

Editor: Bang Bangun Lubis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button