Mega Wisata Gelar Manasik Umroh di Gedung BSI KM 3,5 Palembang, Jamaah Dibekali Ilmu Sesuai Sunnah

Mega Wisata Gelar Manasik Umroh di Gedung BSI KM 3,5 Palembang, Jamaah Dibekali Ilmu Sesuai Sunnah

Mymegawisata.com, Palembang — Menjelang keberangkatan jamaah umroh periode akhir Januari hingga Februari 2026, *PT Sriwijaya Mega Wisata menggelar kegiatan manasik umroh pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Gedung Bank Syariah Indonesia (BSI) Pavilion Lantai 4, Jalan Jenderal Sudirman KM 3,5 Palembang, seberang RSMH.
Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh calon jamaah yang dijadwalkan berangkat pada 31 Januari, 7 Februari, 14 Februari, 26 Februari, dan 28 Februari 2026.
Manasik umroh ini menjadi bagian penting dalam rangka pemantapan ibadah, baik secara fisik maupun spiritual, agar jamaah dapat melaksanakan umroh dengan pemahaman yang benar, tenang, dan khusyuk di Tanah Suci.

Kegiatan manasik diisi dengan materi dan praktik langsung yang dibimbing oleh Al Ustds Abu Hamzah dan Ustadz Said Yai dari Mega Wisata, yang memberikan tuntunan pelaksanaan umroh sesuai Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah.
Dengan penyampaian yang sistematis dan mudah dipahami, Ustadz Abu Hamzah menjelaskan tahapan ibadah umroh mulai dari niat dan ihram, tata cara thawaf, sa’i, hingga tahallul, sekaligus meluruskan berbagai kekeliruan yang kerap terjadi agar jamaah dapat beribadah secara benar sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW.
Selain itu, Manager Pengembangan Mega Wisata turut Buya Henri Rivai memberikan pembekalan terkait kesiapan perjalanan, kedisiplinan jamaah, serta pentingnya menjaga adab dan kebersamaan selama berada di Tanah Suci.
Sementara itu, Buya Henri Rivai hadir memberikan wejangan rohani yang menekankan bahwa umroh bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan hati untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Sriwijaya Mega Wisata, Ibu Salwaty, menyampaikan bahwa manasik merupakan bekal utama bagi jamaah agar ibadah yang dilaksanakan tidak hanya sah secara fiqh, tetapi juga bernilai ibadah yang tinggi di sisi Allah SWT.
“Ibadah yang dilakukan dengan ilmu akan menuntun hati menjadi lebih tenang dan terarah. Manasik ini adalah ikhtiar kita bersama agar setiap langkah di Tanah Suci bernilai pahala,” ujar Ibu Salwaty.
Manasik juga dilengkapi dengan praktik penggunaan kain ihram, khususnya bagi jamaah laki-laki, serta simulasi pelaksanaan thawaf dan sa’i. Panitia mewajibkan jamaah mengenakan seragam Mega Wisata warna merah maron dan syal resmi sebagai simbol kebersamaan dan kesiapan jamaah.
Bagi jamaah yang berhalangan hadir secara langsung, pihak Mega Wisata juga menyediakan manasik secara daring melalui Zoom, sehingga seluruh jamaah tetap mendapatkan pembekalan yang sama.

Kegiatan ini selaras dengan firman Allah SWT:
“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umroh karena Allah.”*(QS. Al-Baqarah: 196)
Acara manasik ditutup dengan doa bersama dan sesi tanya jawab yang berlangsung penuh antusias. Para jamaah mengaku merasa lebih siap, baik secara teknis maupun spiritual, untuk menunaikan ibadah umroh.
Melalui kegiatan manasik ini, PT Sriwijaya Mega Wisata menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, tetapi juga membimbing dan mendampingi jamaah dengan ilmu yang benar sesuai sunnah, demi terwujudnya ibadah umroh yang aman, nyaman, dan mabrur.
Editor: Bangun Lubis




