UTAMA

Jamaah Mega Wisata Melaksanakan City Tour Bersejarah di Kota Madinah

Jamaah Mega Wisata Melaksanakan City Tour Bersejarah di Kota Madinah

MyMegawisata.comMadinah, 25 November 2025 — Rangkaian ibadah jamaah Mega Wisata keberangkatan 22 November 2025 terus berlangsung dengan penuh keberkahan.

Setelah menunaikan sejumlah agenda ibadah di Masjid Nabawi, hari ini rombongan dijadwalkan mengikuti City Tour Ziarah Kota Madinah, sebuah perjalanan yang sarat makna dan menjadi momen penting dalam memahami sejarah dakwah Rasulullah ﷺ.

City tour tersebut akan dimulai pada pukul 07.00 WAS, dengan titik kumpul di Lobby Hotel, lantai G. Para jamaah diimbau hadir tepat waktu dan dalam keadaan sudah berwudhu sebelum keberangkatan. Kegiatan ini dipimpin oleh Muthowwif Mega Wisata, Ustadz Anang Ma’ruf Khoirul Musthofa, yang sejak awal mendampingi jamaah dengan penuh kesabaran dan kelembutan.

Napak Tilas Perjalanan Dakwah Rasulullah ﷺ

Perjalanan city tour ini bukan sekadar kunjungan wisata religi, namun sebuah napak tilas sejarah yang mengajak jamaah kembali merasakan jejak perjuangan Rasulullah ﷺ dan para sahabat. Adapun beberapa destinasi penting yang akan dikunjungi antara lain:

1. Masjid Quba’ — Masjid Pertama dalam Islam

Masjid Quba’ adalah tujuan pertama dan menjadi highlight perjalanan hari ini. Masjid yang dibangun langsung oleh Rasulullah ﷺ setibanya di Madinah ini memiliki keutamaan besar. Sebagaimana sabda Nabi ﷺ:

**مَن تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ، ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءَ، فَصَلَّى فِيهِ صَلَاةً، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ**

Baca Juga  Mega Wisata Gelar Manasik Umrah untuk Keberangkatan September 2025

“Barang siapa berwudhu di rumahnya lalu datang ke Masjid Quba’ dan shalat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umrah.”(HR. Ibnu Majah dan lainnya)

Karena itu, jamaah diingatkan untuk sudah dalam kondisi suci sebelum berangkat agar dapat meraih keutamaan besar tersebut.

2. Makam Syuhada Uhud — Jejak Pengorbanan Para Pejuang

Lokasi ini menjadi tempat dimakamkannya paman Rasulullah ﷺ, Hamzah bin Abdul Muthalib, dan para sahabat yang gugur dalam Perang Uhud. Di sini jamaah akan diajak merenungi betapa besarnya pengorbanan para syuhada untuk menjaga kemurnian dakwah Islam.

 

Suasana perbukitan Uhud yang tenang akan menjadi ruang refleksi bagi jamaah tentang arti perjuangan, kesabaran, dan keteguhan iman. Rasulullah ﷺ bersabda tentang Gunung Uhud:

“Uhud adalah gunung yang mencintai kami dan kami pun mencintainya.”(HR. Bukhari)

3. Kebun Kurma — Menyaksikan Berkah Tanah Madinah

Di kebun kurma, jamaah dapat melihat langsung proses penanaman, perawatan, hingga panen kurma. Selain menjadi salah satu ikon kota Madinah, kurma merupakan makanan yang sering disebut dalam Al-Qur’an dan menjadi simbol keberkahan.

Di lokasi ini jamaah juga dapat berbelanja kurma dan berbagai produk khas Madinah sebagai oleh-oleh untuk keluarga di tanah air.

4. Masjid Qiblatain — Saksi Perubahan Kiblat

Masjid Qiblatain menjadi salah satu situs bersejarah penting, karena di sinilah terjadi peristiwa perubahan arah kiblat dari Baitul Maqdis menuju Ka’bah di Makkah. Perubahan ini menjadi bukti ketaatan umat kepada perintah Allah SWT secara total.

Baca Juga  Group Privat di Gunung Uhud yang Punya Daya Tarik Dan Menginspirasi

Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur’an: “Sungguh Kami sering melihat wajahmu menengadah ke langit, maka Kami akan memalingkanmu ke kiblat yang kamu sukai…”(QS. Al-Baqarah: 144)

Jamaah akan mendapatkan penjelasan mendalam tentang makna perubahan kiblat dan dampaknya pada perjalanan sejarah Islam.

5. Kawasan Perang Khandaq (Ahzab) — Strategi Besar Rasulullah ﷺ

Kawasan ini menjadi saksi kecerdasan strategi Rasulullah ﷺ dalam menghadapi koalisi besar musuh-musuh Islam. Parit (khandaq) digali sebagai pertahanan, dan strategi ini terbukti menyelamatkan Madinah dari serangan besar.

Peristiwa ini mengajarkan bahwa ikhtiar dan tawakal harus berjalan beriringan. Jamaah diajak merenungi bagaimana perjuangan Rasulullah ﷺ dan para sahabat dalam mempertahankan Islam dari ancaman eksternal.

Menghadirkan Ibadah yang Lebih Khusyuk

Melalui rangkaian city tour ini, Mega Wisata berharap jamaah bukan hanya menikmati perjalanan religi, tetapi juga mendapatkan pemahaman mendalam tentang sejarah Islam dan keteladanan Rasulullah ﷺ.

Dengan pendampingan tim profesional Mega Wisata, Bapak Osa Maliki, jamaah diharapkan semakin menikmati setiap momen ibadah, memperkuat spiritualitas, serta pulang membawa kenangan dan hikmah yang tak terlupakan.

 

Ziarah ini bukan hanya perjalanan kaki, tetapi perjalanan hati.

Semoga Allah SWT memberkahi langkah seluruh jamaah dan menjadikan perjalanan ini sebagai amal shalih yang diterima.

Barokallahu fiikum.

  • Laporan: Osa Maliki
  • Editor: Bangun Lubis

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button