City Tour Madinah Rampung, Jamaah Mega Wisata Bersiap Tinggalkan Kota Nabi ﷺ

City Tour Madinah Rampung, Jamaah Mega Wisata Bersiap Tinggalkan Kota Nabi ﷺ
MyMegawisata.çom MADINAH— Rangkaian perjalanan jamaah Mega Wisata di Kota Madinah Al-Munawwarah akhirnya rampung. Setelah beberapa hari memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi, berziarah ke Raudhah, serta mengikuti city tour ke sejumlah tempat bersejarah, jamaah kini bersiap meninggalkan Kota Nabi ﷺ.
City tour Madinah menjadi salah satu rangkaian perjalanan yang memberikan pengalaman tersendiri bagi jamaah. Mereka diajak mengunjungi sejumlah lokasi yang memiliki kaitan erat dengan sejarah Rasulullah ﷺ dan perjuangan generasi awal Islam.
Perjalanan di antaranya membawa jamaah ke Masjid Quba, masjid yang memiliki sejarah penting dalam perjalanan hijrah Rasulullah ﷺ. Jamaah juga mengunjungi **Jabal Uhud**, mengenang perjuangan Rasulullah ﷺ dan para sahabat dalam Perang Uhud.
Selain itu, jamaah mengunjungi **Masjid Qiblatain**, kawasan **Khandaq**, serta menikmati suasana **kebun kurma** yang menjadi salah satu ciri khas Madinah.
Bagi jamaah, kunjungan tersebut bukan sekadar melihat tempat bersejarah, tetapi menjadi kesempatan untuk lebih memahami perjuangan Rasulullah ﷺ.
Direktur Mega Wisata, Ibu Salwaty, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan diharapkan memberikan pengalaman ibadah sekaligus pembelajaran bagi jamaah.
> “Kami ingin jamaah bukan hanya datang untuk beribadah, tetapi juga mengenal sejarah perjuangan Rasulullah ﷺ. Mudah-mudahan semua yang dilihat dan dialami selama perjalanan ini menjadi kenangan sekaligus membawa perubahan ketika kembali ke tanah air,” ujar Ibu Salwaty.
Sementara itu, Ustaz Anas mengatakan city tour menjadi sarana untuk mendekatkan jamaah dengan sejarah Islam.
> “Ketika kita melihat langsung tempat-tempat yang berkaitan dengan Rasulullah ﷺ dan para sahabat, sejarah itu terasa lebih dekat. Mudah-mudahan jamaah bisa mengambil hikmah dari setiap tempat yang kita kunjungi,” katanya.
Ustaz Osa Maliki menambahkan bahwa perjalanan tersebut hendaknya tidak berhenti pada dokumentasi dan foto semata.
> “Yang paling penting bukan hanya kita melihat tempatnya, tetapi mengambil pelajaran dari perjuangan Rasulullah ﷺ. Semangat, kesabaran dan keteguhan beliau mudah-mudahan bisa kita bawa pulang,” tuturnya.
Kesan mendalam juga dirasakan jamaah. Ibrahim, salah seorang peserta umrah, mengaku perjalanan kali ini sangat berkesan.
> “Sangat berkesan. Bisa beribadah di Masjid Nabawi, mendapatkan kesempatan ke Raudhah, kemudian melihat langsung tempat-tempat bersejarah. Rasanya berbeda ketika kita berada langsung di tempat yang selama ini hanya kita dengar kisahnya,” ujar Ibrahim.
Hal senada disampaikan Doni, Menurutnya, perjalanan bersama Mega Wisata memberikan pengalaman ibadah sekaligus mempererat kebersamaan antarsesama jamaah.
> “Perjalanan ini sangat berkesan. Banyak pelajaran yang kita dapat, bukan hanya tentang ibadah tetapi juga sejarah Islam. Kebersamaan dengan jamaah juga menjadi pengalaman yang tidak terlupakan,” kata Doni.
Sementara **Kak Ongky** mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti seluruh rangkaian perjalanan.
> “Alhamdulillah, sangat berkesan. Dari Makkah sampai Madinah semuanya memberikan pengalaman luar biasa. Capek memang ada, tetapi rasa capek itu terbayar dengan kebahagiaan bisa berada di Tanah Suci,” ungkapnya.
Bangun Lubis, yang turut mendampingi jamaah, melihat Madinah memiliki ikatan emosional yang sangat kuat bagi setiap umat Islam.
> “Ada kota yang kita datangi untuk melihat keindahannya, tetapi Madinah kita datangi dengan hati. Karena di sini ada jejak Rasulullah ﷺ. Ketika harus meninggalkan Madinah, yang terasa bukan hanya perjalanan selesai, tetapi muncul kerinduan untuk kembali,” ujarnya.
Kini city tour Madinah telah rampung. Koper mulai ditata dan perjalanan berikutnya segera dilanjutkan.
Namun, Madinah tentu meninggalkan banyak kenangan: Masjid Nabawi, Raudhah, Masjid Quba, Jabal Uhud, Masjid Qiblatain, Khandaq hingga kebun kurma.
Allah SWT berfirman:
“Sungguh, pada diri Rasulullah terdapat suri teladan yang baik bagimu.”(QS. Al-Ahzab: 21)*
Perjalanan umrah diharapkan tidak hanya meninggalkan foto dan cerita, tetapi juga menghadirkan perubahan dalam diri.
Madinah boleh ditinggalkan secara fisik, tetapi kecintaan kepada Rasulullah ﷺ semoga tetap tumbuh di dalam hati.
Selamat melanjutkan perjalanan jamaah Mega Wisata. Semoga Allah menerima seluruh ibadah, menjaga perjalanan dan mempertemukan kembali para jamaah dengan Kota Nabi ﷺ.
Editoŕ: Bangun Lubis



