Jamaah Mega Wisata Keberangkatan 28 Oktober 2026 Khusyuk Beribadah di Masjid Nabawi

Jamaah Mega Wisata Keberangkatan 28 Oktober 2026 Khusyuk Beribadah di Masjid Nabawi
MADINAH – Jamaah umrah PT Sriwijaya Mega Wisata yang diberangkatkan dari Palembang pada 28 Oktober 2026 kini melanjutkan rangkaian ibadah di Kota Madinah. Para jamaah memanfaatkan keberadaan mereka di Madinah untuk memperbanyak ibadah, khususnya di Masjid Nabawi, salah satu masjid yang memiliki kedudukan istimewa dalam sejarah dan kehidupan umat Islam.
Setelah sebelumnya menjalani rangkaian ibadah umrah di Tanah Suci, jamaah kini berada dalam suasana yang penuh ketenangan dan kekhusyukan di Madinah. Mereka melaksanakan salat berjamaah, berdoa, berdzikir serta memperbanyak amal ibadah di Masjid Nabawi.
Pembimbing jamaah Mega Wisata, Buya Henri Rivai, mengatakan seluruh jamaah dalam kondisi baik dan terus mendapatkan pendampingan selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, kesempatan berada di Madinah hendaknya dimanfaatkan jamaah untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Alhamdulillah, jamaah dalam keadaan baik. Saat ini kita berada di Madinah dan jamaah dapat melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi dengan suasana yang sangat khusyuk. Kami terus mendampingi dan mengarahkan jamaah agar seluruh rangkaian perjalanan ibadah dapat dijalani dengan baik,” ujar Buya Henri Rivai.
Ia mengingatkan jamaah agar tidak hanya menjadikan perjalanan umrah sebagai perjalanan wisata religi, tetapi benar-benar menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan memperbaiki kualitas ibadah setelah kembali ke Tanah Air.
“Yang paling penting adalah bagaimana ibadah yang kita jalani di Tanah Suci memberikan perubahan dalam kehidupan. Jangan sampai setelah pulang nanti semangat ibadah berkurang. Mudah-mudahan perjalanan ini menjadi sarana untuk semakin dekat kepada Allah SWT,” katanya.
Menurut Buya Henri, Madinah memiliki suasana spiritual yang sangat kuat bagi jamaah. Keberadaan Masjid Nabawi menjadi kesempatan berharga untuk memperbanyak salat dan doa serta mengenang perjuangan Rasulullah SAW dalam membangun kehidupan umat Islam.
Jamaah juga diarahkan untuk menjaga kesehatan, kekompakan dan disiplin selama mengikuti program perjalanan. Pendampingan dilakukan agar jamaah dapat menjalankan setiap agenda dengan nyaman sekaligus tetap menjaga kondisi fisik.
“Jamaah kami ingatkan untuk menjaga kesehatan, tidak memaksakan diri dan mengikuti arahan pembimbing. Ibadah harus dilakukan dengan tenang dan ikhlas. Yang kita harapkan adalah seluruh jamaah dapat menyelesaikan perjalanan ini dengan lancar dan memperoleh umrah yang mabrur,” ujar Buya Henri.
Keberangkatan jamaah pada 28 Oktober 2026 merupakan salah satu program perjalanan umrah Mega Wisata yang memberikan pendampingan kepada jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting agar jamaah mendapatkan pelayanan dan bimbingan selama menjalankan ibadah.
Direktur Utama PT Sriwijaya Mega Wisata, Salwaty, sebelumnya juga menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah. Bagi Mega Wisata, perjalanan umrah bukan sekadar perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan spiritual yang harus dijalani dengan pelayanan, kenyamanan dan pendampingan yang baik.
Kini, dari Madinah, para jamaah terus menikmati suasana spiritual di Masjid Nabawi. Setelah menyelesaikan berbagai rangkaian ibadah, mereka diharapkan pulang ke Palembang membawa pengalaman rohani yang mendalam serta semangat untuk meningkatkan amal ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Mega Wisata – Aman, Nyaman, Berkesan.
Editor: Bang Bangun



